Cara Bangun Rumah dengan Biaya Minim

Kata siapa bangun rumah harus selalu mahal? Anda juga bisa bangun rumah dengan harga yang murah juga, loh. Caranya adalah tentu dengan membuat anggaran yang minim dengan tepat. Kami mempunyai beberapa cara mudah untuk bisa membangun rumah dengan harga yang minim. Simak penjelasannya di bawah ini!

  1. Gunakan Konsep Minimalis

Gaya favorit masyarakat Indonesia saat ini adalah rumah minimalis. Memang biasanya gaya rumah seperti ini digunakan oleh rumah yang berukuran tidak terlalu besar sebagai solusi dari masalah keterbatasan lahan. Sesuai dengan namanya, minimalis. Tak hanya ukurannya yang minim, rumah ini pun minim dari hiasan-hiasan atau ornamen-ornamen sehingga hanya menampilkan sisi polos dan sederhana dari rumah tersebut. Karena gaya minimalis ini, tentu untuk membangunnya tidak memerlukan biaya yang lebih besar. Selain itu juga, dari segi interior dan furnitur, rumah ini juga sangat sederhana sehingga benar-benar menolong Anda untuk bisa berhemat. Tenang saja, meski serba minim, rumah ini malah terkesan mewah karena kesederhanaannya tersebut.

  1. Perencanaan

Segala sesuatu yang baik tentunya berawal dari perencanaan yang baik. Pastikan bahwa perencanaan Anda untuk membangun rumah sudah dipersiapkan dengan detail dan cermat. Anda bisa memulainya dari mencari-cari inspirasi desain rumah terlebih dahulu. Untuk menghemat biaya, ada sangat banyak sumber yang bisa membantu Anda memperoleh berbagai macam desain rumah tanpa memerlukan jasa ahli, salah satunya adalah internet. Mulailah mencari, kumpulkan inspirasi sebanyak-banyaknya, tentukan, dan rencanakanlah dengan lebih detail.

Selanjutnya, Anda mulai tentukan untuk perencanaan biaya dan anggarannya. Hal ini penting untuk dilakukan agar Anda bisa mempunyai patokan untuk masalah biaya pembangunan rumah. Selain itu, perencanaan yang baik juga menghindari pembengkakan biaya saat pembangunan nantinya. Jangan lupa juga untuk membuat jadwal pembangunan agar dapat selesai sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan dan akan membuat lebih mudah saat sedang melakukan pemantauan.

  1. Survei Harga

Setelah merinci segala macam kebutuhan, maka Anda harus mulai melakukan survei harga barang-barang yang dibutuhkan. Bandingkanlah antara satu toko bangunan ke toko bangunan yang lain sampai menemukan toko mana yang paling murah. Pastikan juga toko tersebut memiliki garansi dan jangan mudah tergiur juga dengan harga yang murah tanpa memastikan kualitas dari bahan bangunan tersebut. Ingatlah untuk mengutamakan kualitas terlebih dahulu, dari pada membeli yang murah tapi dalam waktu dua atau tiga tahun sudah perlu dilakukan renovasi karena kualitasnya yang rendah.

  1. Pilih Juru Bangunan

Juru bangunan atau tukang bangunan yang nantinya akan membantu Anda untuk mewujudkan rumah yang sudah direncanakan sebelumnya. Ada banyak tukang bangunan, tapi pilihlah dengan cermat jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari karena ternyata kinerjanya tidak baik. Mintalah rekomendasi dari orang-orang yang sudah berpengalaman menggunakan jasa tukang bangunan. Maka selanjutnya, Anda juga harus bisa menentukan dari sekarang, jasa tukang bangunan seperti apa yang akan Anda gunakan.

Ada dua jenis, yaitu tukang borongan dan harian. Dari namanya, kita sudah bisa mengetahui bahwa tukang bangunan harian dibayar dengan sistem harian. Sedangkan tukang bangunan borongan biasanya dibayar dengan satuan meter persegi atau per proyek yang dilakukan. Berbeda dengan sistem harian yang terkadang sering memperlama proyek bangunan agar mendapatkan lebih banyak, sistem borongan malah sering mengerjakan proyek dengan cepat agar bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak. Meski begitu, pengerjaan dengan waktu yang tepat juga perlu dikhawatirkan tidak memiliki kualitas yang baik. Karena itu, bangunlah hubungan yang baik dengan tukang dan rajinlah mengontrol saat pembangunan rumah.

Leave a Reply